
MENTERI Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto mengumumkan pemerintah Indonesia dan perusahaan tambang AS, Freeport-McMoran sepakat memperpanjang izin usaha pertambangan khusus (IUPK) di Grasberg, Papua Tengah.
“Ada pengembangan critical mineral. Dalam hal ini adalah perpanjangan daripada Freeport-McMoran dari 2041 sampai 2061,” kata Airlangga, dalam konferensi pers secara daring, Jumat, 20 Februari 2026.
Pernyataan itu disampaikan Airlangga setelah agenda penandatanganan perjanjian dagang resiprokal antara pemerintah Indonesia dan Amerika Serikat pada hari ini, Jumat, 20 Februari 2026, waktu Indonesia. Penandatanganan itu dilakukan di Washington D.C., Amerika Serikat.
Dalam kesempatan yang sama, Menteri Hilirisasi dan Investasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani mengatakan perpanjangan kontrak itu disepakati lewat penandatanganan nota kesepahaman (MoU) yang dilakukan antara Freeport dan pemerintah Indonesia, pada Kamis, 19 Februari 2026.
Rosan mengatakan, nilai investasi perpanjangan kontrak selama 20 tahun ke depan itu mencapai US$ 20 miliar atau setara Rp 337 triliun. Ia pun meyakini kontrak ini bakal berdampak positif, salah satunya untuk penerimaan pajak. “Oleh sebab itu ini tentunya akan ditindaklanjuti sehingga akan menjadi definitive agreement dalam waktu yang tidak lama,” kata Rosan.
Adapun penandatanganan perjanjian dagang resiprokal disiarkan langsung lewat YouTube resmi Kementerian Koordinator Perekonomian.
Dalam agenda itu, tampak dokumen ditandatangani oleh Menteri Koordinator Perekonomian AirlanggaHartarto dan Perwakilan Perdagangan Amerika Serikat (USTR), Ambassador Jamieson Greer. Yang diteken keduanya merupakan dokumen Agreement on Reciprocal Trade alias kontrak perdagangantimbal balik.
Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Donald Trump juga tak tampak dalam siaran langsung penandatanganan. Namun dalam konferensi pers seusai penandatanganan, Airlangga Hartarto mengonfirmasi bahwa Prabowo dan Trump sudah menandatangani dokumen ART bertajuk Implementation of the Agreement toward New Golden Age US-Indonesia Alliance.
Ilona Estherina berkontribusi dalam penulisan artikel ini
Pilihan Editor: Setelah Smelter Freeport Beroperasi





