IHSG berpotensi rebound pada Kamis (5/3), simak saham rekomendasi analis

H Anhar

Heyyoyo.com – Portal Teknologi, Review, Otomotif, Finansial  JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi menguat terbatas pada Kamis (5/3/2026). IHSG menutup perdagangan Rabu (4/3) dengan turun 4,57% atau 362,71 poin ke level 7.577,06. 

Investment Advisor Phintraco Sekuritas Alrich Paskalis menjelaskan IHSG tertekan akibat sentimen negatif dari meningkatnya intensitas perang di Timur Tengah yang membuat investor global cenderung menghindari aset-aset yang berisiko.

“Keputusan Fitch Ratings menurunkan outlook Indonesia dari stabil menjadi negatif turut menambah sentimen negatif, meskipun peringkat Indonesia tetap pada level BBB,” katanya kepada Kontan, Rabu (4/3/2026). 

Serangan AS ke Iran Picu Aksi Risk-Off, Cermati Efeknya & Saham Rekomendasi Analis

Di mana, revisi outlook ini mencerminkan ketidakpastian kebijakan yang semakin meningkat dan kekhawatiran terhadap konsistensi serta kredibilitas kebijakan di tengah pengambilan keputusan yang terpusat. 

VP Equity Retail Kiwoom Sekuritas Oktavianus Audi menjelaskan pergerakan pasar pada perdagangan Kamis (5/3), masih akan dipengaruhi oleh beberapa sentimen baik dalam maupun luar negeri. 

Pertama, tensi geopolitik yang masih belum mereda, terlebih kekhawatiran pada penutupan selat Hormuz yang akan berdampak pada kenaikan harga komoditas energi dan akhirnya mendorong kenaikan inflasi.

Kedua, kenaikan harga komoditas energi. Seperti, crude oil naik 2,8% ke level US$ 76 per barel dan brent naik 3,2% ke level U$ 84 per barel, selain itu harga batubara menguat lebih dari 7% ke level US$ 138 per ton. 

Saham Indah Kiat (INKP) Melonjak, Ini Rekomendasi Analis

Ketiga, pemangkasan outlook oleh Fitch ke negatif cenderung masih mendorong kekhawatiran pasar,” jelasnya Audi. 

Secara teknikal, Audi menjelaskan IHSG berpotensi bergerak fluktuatif tinggi dengan potensi terjadi technical rebound terdapat bantalan di fibo retracement 0.5 atau di level 7.577 dengan RSI mulai masuk di area oversold.

“Maka IHSG berpeluang bergerak dalam rentang level support 7.307 dan resistance 7.735,” katanya. 

Setali tiga uang, Head Retail Research MNC Sekuritas Herditya memperkirakan IHSG  berpeluang mengalami teknikal rebound di tengah sentimen negatif yang ada dengan support di 7.482 dan resistance di 7.704. 

Untuk perdagangan Kamis (5/3), Herditya menilai investor bisa mencermati saham EMAS di area Rp 8.825–Rp 9.200, saham TINS di kisaran Rp 4.270–Rp 4.720 dan BRIS di rentang Rp 2.220–Rp 2.400.

Intip Rekomendasi Saham Pilihan Hari Ini (2/3), IHSG Berpeluang Tertekan

Di sisi lain, Alrich bilang terjadi pelebaran histogram negatif MACD dan indikator Stochastic RSI melemah mendekati area oversold. IHSG sempat melemah hingga level 7,486, mendekati level 7,481 yang pernah disentuh pada akhir Januari 2026 lalu.

“Jika IHSG mampu bertahan di atas level sekitar 7.481 maka berpotensi membentuk pola double bottom. Namun jika IHSG berlanjut melemah, diperkirakan akan menguji level support berikutnya di 7.350–7.400,” katanya. 

Saham pilihan Phintraco Sekuritas jatuh pada CLEO, DAAZ, DATA, BFIN dan ULTJ.

Sementara Kiwoom Sekuritas merekomendasikan speculative buy AMDR dengan support Rp 1.895 dan resistance Rp 2.220 dan speculative buy HRTA di support Rp 2.810 dan resistance Rp 3.310

Also Read

[addtoany]

Tags