Gelar tender wajib, pengendali baru Harta Djaya (MEJA) siapkan Rp 89,53 miliar

H Anhar

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Pengendali baru PT Harta Djaya Karya Tbk (MEJA), PT Triple Berkah Bersama, resmi melaksanakan Penawaran Tender Wajib (Mandatory Tender Offer/MTO) atas saham yang dimiliki publik.

Dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia, manajemen menyebutkan dana yang disiapkan untuk aksi ini mencapai Rp 89.539.358.172 atau Rp 89,53 miliar yang seluruhnya berasal dari kas internal.

Melalui tender wajib ini, PT Triple Berkah Bersama menargetkan pembelian hingga 1.356.656.942 saham atau setara 60,69% dari total saham beredar. Harga yang ditawarkan sebesar Rp66 per saham jauh di atas harga pengambilalihan sebelumnya di level Rp 20.

Geoprima Solusi (GPSO) Buka Peluang Akuisisi hingga 99% di Tiga Entitas Usaha

Penetapan harga tersebut mengacu pada rata-rata harga tertinggi harian selama 90 hari sebelum pengumuman negosiasi, sesuai ketentuan regulator.

“Tujuan tender wajib ini untuk memberikan kesempatan kepada pemegang saham publik menjual sahamnya kepada pengendali baru,” tulis manajemen.

Aksi korporasi ini merupakan kelanjutan dari akuisisi yang telah diselesaikan pada 4 Desember 2025, di mana PT Triple Berkah Bersama membeli 878,84 juta saham atau sekitar 45,80% dari MEJA.

Pasca akuisisi, pengendali baru berencana mengembangkan MEJA sebagai holding dan platform investasi guna mendukung ekspansi bisnis grup ke depan.

Penjualan dan Laba Bersih Indofood CBP (ICBP) Kompak Naik pada Tahun 2025

Meski demikian, manajemen menegaskan tidak ada rencana untuk delisting, likuidasi, maupun perubahan kebijakan dividen dalam waktu dekat.

Adapun periode tender wajib berlangsung mulai 18 Maret hingga 16 April 2026, dengan jadwal pembayaran pada 28 April 2026.

Sebagai catatan tambahan, apabila setelah pelaksanaan tender kepemilikan pengendali melampaui 80%, perusahaan wajib melakukan refloat saham ke publik minimal 20% dalam jangka waktu dua tahun sesuai ketentuan yang berlaku.

Also Read

[addtoany]

Tags