Finance

Laba Unilever (UNVR) melonjak 126,82% jadi Rp 7,64 triliun pada 2025

H Anhar

Heyyoyo.com - Portal Teknologi, Review, Otomotif, Finansial Portal Teknologi, Review, Otomotif, Finansial - JAKARTA. PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) mampu membukukan kinerja solid sepanjang tahun 2025. Melansir laporan keuangannya, UNVR meraih laba Rp 7,64 triliun sepanjang tahun 2025, tumbuh 126,82% secara year on year (yoy) dari posisi yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 3,36 triliun. Penjualan perusahaan juga mengalami kenaikan. Hingga akhir tahun 2025, penjualan bersih perusahaan mencapai Rp 31,94 triliun, naik 4,34% yoy dari...

Finance

IHSG reli 3 hari beruntun, cermati saham net buy terbesar asing, Rabu (11/2)

H Anhar

Heyyoyo.com - Portal Teknologi, Review, Otomotif, Finansial Portal Teknologi, Review, Otomotif, Finansial - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melanjutkan reli selama tiga hari berturut-turut pada perdagangan pekan kedua bulan Februari 2026 ini. Mengutip data Bursa Efek Indonesia (BEI) via RTI, IHSG meleseat 1,95% ke level 8.290,96 pada penutupan perdagnagan Rabu (11/2/2026). Sepanjang perdagangan IHSG bergerak di zon hijau dengan rentang 8.118 0 8.290. Baca Juga: IHSG Sudah Undervalued Namun Investor Asing Masih Wait And See,...

Finance

BI dorong swasembada dan hilirisasi pangan Sulampua, jagung jadi prioritas strategis

H Anhar

Ringkasan Berita: BI menegaskan jagung sebagai komoditas strategis karena perannya dalam swasembada pangan nasional dan pakan unggas, dengan kontribusi Sulampua mencapai 13,9 persen produksi jagung nasional. Rantai nilai jagung masih menghadapi kendala di tingkat petani (lahan, iklim, akses modal) dan industri (pasokan tidak stabil, kualitas bahan baku), sehingga efisiensi belum optimal. BI merekomendasikan pembangunan infrastruktur pascapanen,...

Finance

Mandat obligasi korporasi naik di awal tahun capai Rp 71,35 triliun

H Anhar

Heyyoyo.com - Portal Teknologi, Review, Otomotif, Finansial Portal Teknologi, Review, Otomotif, Finansial – JAKARTA. PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) mencatat mandat penerbitan surat utang atau obligasi korporasi masih cukup besar di awal tahun ini. Hingga 31 Januari 2026, lembaga pemeringkat ini sudah mengantongi mandat sebesar Rp 71,35 triliun. Mandat tersebut berasal dari 43 perusahaan yang berencana menerbitkan surat utang sepanjang 2026. Ini cukup meningkat dari mandat pada Januari 2025 yang sebesar Rp 56,7 triliun. Nilai...