
INDEKS Harga Saham Gabungan (IHSG) selama pekan ini atau periode perdagangan 25-29 Mei 2026 ditutup melemah dibandingkan dengan pekan sebelumnya. Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI) indeks pekan ini merosot 0,56 persen.
IHSG pada pekan ini ditutup pada level 6.162,04 atau terkoreksi dibandingkan dengan posisi pekan sebelumnya yang tercatat di level 6.162,04. Meski demikian, BEI menyatakan pasar masih mencatatkan data positif pada pekan ini.
Perdagangan di Bursa Efek Indonesia ditutup pada zona bervariasi. Rata-rata nilai transaksi harian IHSG pekan ini dan kapitalisasi pasar meningkat. Meski demikian rata-rata frekuensi dan volume transaksi harian bursa pada pekan ini merosot dibandingkan dengan minggu sebelumnya
Peningkatan terjadi pada rata-rata nilai transaksi harian yang pekan ini naik 30,37 persen menjadi Rp 28,38 triliun dari pekan sebelumnya yang tercatat Rp 21,77 triliun. “Kenaikan juga dialami oleh kapitalisasi pasar BEI, yaitu sebesar 0,88 persen menjadi Rp 10.729 triliun dari Rp 10.635 triliun pada pekan sebelumnya,” demikian dikutip dari keterangan resmi BEI, Sabtu, 30 Mei 2026.
Sementara itu, rata-rata frekuensi transaksi harian pekan ini merosot 10,87 persne menjadi 2,11 juta kali transaksi dari 2,37 juta kali transaksi pada pekan lalu. Rata-rata volume transaksi harian BEI pekan ini mengalami perubahan 15,60 persen menjadi 30,95 miliar lembar saham dari 36,67 miliar lembar saham pada pekan sebelumnya.
Pada pekan ini, pasar saham mengalami tekanan jual. Hingga perdagangan Jumat 29 Mei 2026, nvestor asing mencatatkan nilai jual bersih Rp 8,519 triliun. Angka tersebut menambah akumulasi nilai penjualan bersih investor asing yang sepanjang 2026 mencapai Rp 53,971 triliun.
Pilihan Editor: Pilihan Pengusaha jika Rupiah Terus Melemah





