
PT KERETA Api Indonesia (Persero) atau KAI mencatat penumpang pada Lebaran 2026 paling tinggi selama periode angkutan Lebaran 2022-2025. Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menyatakan selama periode angkutan Lebaran pada 11 Maret hingga 1 April 2026, jumlah penumpang kereta api jarak jauh dan lokal sebanyak 5.087.458 orang.
Sementara pada Lebaran 2025 sebanyak 4.707.628 orang dan pada 2024 mencapai 4.398.125 orang. Lalu pada periode Lebaran 2023 sebanyak 3.841.954 penumpang dan pada 2022 ada 4.388.034 orang.
“Pergerakan penumpang yang tinggi dapat terlayani dengan baik melalui kesiapan sarana, prasarana, serta koordinasi yang terjaga,” kata Anne dalam keterangan tertulis, Sabtu, 4 April 2026.
Anne menambahkan ketepatan waktu kedatangan kereta api pun meningkat dengan pencapaian 98,86 persen pada tahun ini, sedangkan tahun 2025 sebesar 97,23 persen. Begitu juga dengan ketepatan waktu keberangkatan juga meningkat pada 2026 mencapai 99,80 persen, sedangkan pada 2025 ada di angka 99,69 persen.
Pada beberapa tanggal, lanjut Anne, okupansi harian tercatat di atas 140 persen. Dia mencontohkan pada 22 Maret 2026 sebanyak 242.808 orang dengan okupansi 150,7 persen dari kapasitas 161.100 tempat duduk. Lalu pada 23 Maret 2026 sebanyak 247.019 penumpang atau 154,1 persen dari 160.252 tempat duduk.
Okupansi lebih dari 100 persen merujuk pada perjalanan kereta api jarak jauh. “Satu tempat duduk dapat digunakan oleh lebih dari satu penumpang dalam satu perjalanan melalui mekanisme naik dan turun di stasiun antara,” ujarnya.
Selanjutnya pada layanan KAI Commuter terdapat 24.500.604 penumpang selama angkutan Lebaran 2026 atau naik dari 22.173.724 penumpang pada tahun lalu. Jumlah tersebut juga diklaim menjadi pencapaian tertinggi selama 5 tahun terakhir.
“Kami akan terus melakukan evaluasi dan peningkatan agar layanan tetap aman, nyaman, dan tepat waktu pada setiap perjalanan,” ucap Anne Purba.
Pilihan Editor: Dampak Vonis Kartel Pinjol pada Industri Pinjaman Online





