Menanti taji Danantara dalam menahan tekanan jual usai IHSG trading halt

H Anhar

Heyyoyo.com – Portal Teknologi, Review, Otomotif, Finansial JAKARTA. Tekanan jual di pasar saham Indonesia akibat keputusan pembekuan evaluasi saham Indonesia di indeks MSCI dapat ditahan jika Danantara maupun lembaga pengelola dana negara lainnya berpartisipasi Bursa. 

Pada perdagangan Rabu (28/1), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup koreksi 7,35% ke level 8.320,55 atau turun 659,67 poin. Investor asing tercatat melakukan net sell sebesar Rp 6,17 triliun di sepanjang hari. 

Pengamat Pasar Modal dari Universitas Indonesia Budi Frensidy menilai alternatif yang bisa diambil untuk menahan tekanan pasar adalah melibatkan pengelola dana besar dalam negeri untuk mengambil posisi. 

Imbas Trading Halt, Perdagangan Dibekukan 30 Menit! Cek Jam Pembukaan IHSG

Dia memproyeksikan tekanan jual ini masih akan terjadi dalam beberapa hari ke depan. Untuk bisa memberikan perlawanan aksi beli, kemampuan investor ritel saja tak cukup sehingga perlu bantuan fund manager. 

“Institusi besar yang bisa memberikan perlawanan terhadap aksi jual, seperti dana pensiun, BPJS atau Danantara bisa mengambil kesempatan untuk melakukan buyback di harga rendah,” katanya kepada Kontan, Rabu (28/1). 

Menurutnya, dengan kondisi seperti ini Danantara bisa hadir di pasar saham. Pembelian saham bisa dimulai dengan membeli saham-saham pelat merah yang berada di bawah portofolio kelolaan Danantara itu sendiri.  

Trading Halt Dicabut, IHSG Lanjut Melorot Lebih dari 8%

“Pengelola dana besar dalam negeri, dapat pensiun milik pemerintah didorong atau Danantara untuk mengambil aksi pembelian di saham-saham BUMN. Dengan begitu harapannya investor juga mengikuti,” ucap Budi. 

Also Read

[addtoany]

Tags