
MANAGER Corporate Communication KAI Services Nyoman Suardhita mengatakan telah mengambil langkah tegas berupa sanksi disiplin kepada karyawan yang diduga telah menyalahgunakan data pribadi penumpang. Hal itu sebagai bentuk tanggung jawab dan komitmen dalam menjaga kepercayaan pelanggan.
“Sanksi disiplin, manajemen telah memanggil karyawan yang bersangkutan dan sedang melakukan proses pemeriksaan intensif. Sanksi tegas sesuai aturan perusahaan akan diberikan untuk memberikan efek jera,” kata Nyoman mengutip Antara, Sabtu, 10 Januari 2026.
KAI Services sudah melakukan evaluasi internal dan menyeluruh terhadap sistem akses data operasional dan memberikan edukasi kembali kepada seluruh personel mengenai Undang-undang Perlindungan Data Pribadi (UU PDP). Nyoman menuturkan perlindungan terhadap data pribadi penumpang adalah prioritas utama.
KAI berkomitmen untuk memperketat pengawasan di lapangan agar kejadian serupa tidak terulang kembali di masa mendatang. “Kami berterima kasih kepada masyarakat yang telah memberikan kritik dan masukan demi perbaikan layanan kami,” tutur Nyoman.
KAI Services juga telah melakukan langkah damai melalui pertemuan dengan penumpang yang menjadi korban. “Dalam pertemuan tersebut kami meminta maaf atas kejadian ini yang tidak mencerminkan nilai-nilai perusahaan dan merupakan pelanggaran privasi yang tidak dapat kami toleransi,” kata Nyoman.
Sebelumnya, manajemen PT KAI (Persero) dan KAI Services bertemu dengan penumpang yang diduga disalahgunakan data pribadinya pada Jumat, 9 Januari 2026 di Jakarta. Hadir dalam pertemuan ini Direktur Utama KAI Services Ririn Widi Astutik beserta jajaran dan Vice President Customer Care KAI Dian Angraeni.
Dalam pertemuan tersebut, pelanggan meminta kepada KAI Services untuk menyampaikan pernyataan resmi tertulis yang berisi lima poin kesepakatan dan sudah dijalankan KAI Services. Sementara untuk sanksi terhadap petugas diserahkan kepada KAI Services sepenuhnya.
KAI Services sudah melaksanakan poin-poin yang diminta penumpang dengan membuat pernyataan resmi adanya pelanggaran yang dilakukan pekerja KAI Services atas dugaan pelanggaran penggunaan data pribadi penumpang. Selain itu, KAI Services juga sudah melakukan tindakan internal terhadap pelaku.
Kemudian, KAI Services juga melakukan upaya perbaikan dan pencegahan agar para pegawai tidak melakukan kejadian serupa serta berkomitmen melindungi data penumpang sebagai bagian dari layanan publik yang aman dan bertanggung jawab.
Pilihan Editor: Untuk Apa Reaktivasi Rel Kereta 12 Ribu Kilometer





