Harga emas cetak rekor baru, saham emiten emas kompak menghijau

H Anhar

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Sederet saham produsen emas kompak mengalami kenaikan hingga sesi I perdagangan Senin (12/1/2026) di tengah lonjakan harga emas global yang mencetak rekor baru.

Menurut data RTI, saham PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA) mengalami lonjakan harga paling tinggi diantara saham produsen emas lainnya dengan penguatan 7,14% ke level Rp 2.550 per saham. Diikuti, PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) yang menguat 5,19% ke Rp 2.840 per saham, dan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) naik 4,13% ke Rp 3.780.

Kemudian, PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) juga menguat 3,66% ke level Rp 1.275 per saham, PT Archi Indonesia Tbk (ARCI) mendaki 3,54% ke posisi Rp 1.755, PT J Resources Asia Pasifik Tbk (PSAB) meningkat 2,5% ke Rp 615 dan PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) naik 2,34% ke Rp 5.475 per saham.

Tether (USDT) Dua Wajah di Iran dan Venezuela

Sebagai informasi, harga emas spot berhasil cetak harga tertinggi usai menembus level US$ 4.600 per ons troi untuk pertama kalinya pada Senin (12/1) pagi. 

Melansir Reuters, harga emas spot naik 1,5% menjadi US$ 4.478,79 per ons troi pada pukul 01:27 GMT. Sebelumnya, logam mulia ini sempat menyentuh rekor US$ 4.600,33 per ons troi.

Mengekor pergerakan emas global, harga emas batangan bersertifikat Antam produksi Logam Mulia PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) turut melonjak pada Senin (12/1/2026) dan mencatatkan rekor tertinggi baru.

Berdasarkan situs Logam Mulia, harga pecahan satu gram emas Antam berada di Rp 2.631.000. Harga emas Antam itu melonjak Rp 29.000 jika dibandingkan dengan harga pada Sabtu (10/1/2026) yang berada di level Rp 2.602.000 per gram.

Indeks Dolar AS Bergerak Sideways, Begini Dampaknya ke Rupiah di Tahun 2026

Also Read

[addtoany]

Tags