
MENTERI Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mendatangi kantor Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara untuk menindaklanjuti keluhan sistem Coretax. Kunjungan tersebut ia bagikan melalui akun TikTok resminya, @purbayayudhis, pada Kamis, 15 Januari 2026.
Dalam video itu, Purbaya mengatakan kunjungan dilakukan setelah menerima laporan dari manajemen Danantara, khususnya dari Chief Investment Officer (CIO) Pandu Sjahrir, yang mengeluhkan sejumlah kendala dalam penggunaan sistem Coretax.
“Siang tadi saya datang ke kantor Danantara. Saya dapat keluhan dari Pak Pandu tentang beberapa masalah di sistem Coretax,” ujar Purbaya.
Ia mengatakan datang langsung bersama tim teknologi informasi Direktorat Jenderal Pajak (DJP) dan perwakilan kantor pajak untuk melihat persoalan di lapangan.
“Saya datang langsung ke kantor Danantara. Saya juga bawa tim IT dari pajak dan dari Direktorat Jenderal Pajak,” katanya.
Menurut Purbaya, sistem Coretax saat ini sudah mulai menunjukkan perbaikan meskipun masih ada sejumlah hal yang perlu dibenahi. “Coretax sudah menuju arah yang lebih baik. Memang masih ada kekurangan, tapi arahnya terus membaik,” ujarnya.
Sebelumnya, DJP mencatat progres awal pelaporan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan Pajak Penghasilan Tahun Pajak 2025 mulai meningkat. Hingga 12 Januari 2026 pukul 14.00 WIB, jumlah SPT Tahunan yang sudah disampaikan wajib pajak mencapai 126.796.
DJP juga melaporkan perkembangan aktivasi akun Coretax. Hingga waktu yang sama, sebanyak 11.867.729 wajib pajak telah mengaktifkan akun Coretax DJP.
Dari jumlah tersebut, wajib pajak orang pribadi mendominasi dengan 10.948.809 akun. Sementara itu, wajib pajak badan yang telah mengaktifkan akun Coretax tercatat sebanyak 829.995 akun.
Pilihan Editor: Apa yang Terjadi Jika Dana Desa Tidak Cair





