Tahapan Cara Menanam Tomat Hidroponik

  • 4 min read
  • Jan 13, 2021

Artikel berikut menjelaskan Tentang Langkah Cara Menanam Tomat Hidroponik ✓Persiapan ✓ Penyemaian ✓Penanaman ✓ Perawatan ✓Panen ✓Hama penyakit dan cara mengatasinya


Tomat adalah salah satu sayuran yang sangat mengandung banyak nutrisi dan kaya akan vitamin. Tomat memiliki vitamin C, vitamin K1, K, vitamin B9 yang mengandung folat serta tomat juga mengandung kalium.

Tomat Hidroponik

Kandungan mineral mineral tomat juga bagus untuk kesehatan tubuh. Sudah banyak beredar dipasaran skincare kecantikan seperti masker wajah yang bahan dasarnya menggunakan tomat. Karena tomat memiliki antioksidan sehingga dapat menyegarkan wajah.

Selain itu, tomat juga banyak memproduksi kolagen yang dapat menghambat keriput pada wajah.

Selain itu, tomat juga banyak sekali manfaatnya khususnya buat terhindar dari berbagai penyakit. Misalnya seperti penyakit jantung, sakit kanker, serta dapat mengontrol tekanan darah.

Langkah Menanam Tomat Hidroponik

Tomat yang umumnya kita jumpai di daerah yang tinggi, kini kita dapat jumpai juga pada daerah yang berdaratan rendah. Dengan sistem hidroponik, tomat dapat kita tanam sendiri di halaman rumah.

Selain itu, menanam dengan cara hidroponik menjadi alternatif jika kita tidak memiliki lahan yang luas. Bisa jadi, menanam dengan cara hidroponik dapat menjadi hobi baru bagi kita.

Persiapan

Sebelum menanam tomat hidroponik, terlebih dahulu kita memilih bibit tomat yang memiliki kualitas yang baik. Supaya tanaman tumbuh dengan baik dan tidak mudah busuk.

Ada beberapa jenis tomat yakni tomat granola, tomat gondola, dan tomat sayur. Biasanya yang sering kita jumpai di toko tanaman dan yang sering kita gunakan adalah tomat sayur.

  • Bibit tomat
  • Siapkan rockwool untuk penyemaian bibit tomat
  • Arang sekam bakar
  • Nutrisi hidroponik yakni nutrisi AB Mix
  • Pot atau polybag

Selain itu, sebelum menanam tomat hidroponik ktia juga harus memperhatikan lokasi tanam. Karena tomat hidroponik sangat membutuhkan sinar matahari kurang lebih 8 jam perharinya. Karena sinar matahari ini penting untuk kegiatan fotosintesis.

Penyemaian

Terlebih dahulu bibit tomat di rendam ke dalam air hangat sekitar 30 menit. Pada saat di rendam perhatikan bibit tomatnya, jika bibit tomat ada yang mengapung sebaiknya jangan digunakan.

Bibit tomat yang memiliki kualitas bagus yakni bibit yang terendam. Karena semua berawal dari bibit yang bagus dan berkualitas demi keberhasilan tumbuh tanaman tomat hidroponik.

Setelah sudah dikeringkan, bibit tomat di semai pada rockwool. Rockwool sangat cocok untuk tanaman sayuran hidroponik yang masa tanamnya tidak memerlukan waktu yang lama.
Berikut cara penyemaiannya:

Potong rockwool menjadi beberapa bagian pendek berbentuk kotak

Masukkan bibit tomat pada rockwool yang sudah terbagi – bagi dan sudah dilubangi dengan kedalaman yang cukup, tidak sampai bolong

Taruh rockwool yang sudah berisi bibit tomat tersebut pada tray semai, Tray semai tersebut dapat berupa wadah plastik, nampan, atau tempat lainnya.

Setelah itu, siram air secukupnya rockwool yang sudah berisi bibit tomat

Kemudian simpan tray semai ditempat yang gelap

Setelah 2 hari, kecambah akan mulai tumbuh. Pada saat ini, tray semai yang berisi rockwool tersebut sudah siap dipindahkan ke tempat yang terdapat sinar matahari.

Kurang lebih sekitar 2 bulan, nantinya daun sudah mulai akan bermunculan. Namun, apabila daun sudah mulai bermunculan sekitar 4 sampai 5 helai, tanaman dapat dipindahkan ke media tanam.

Dengan rutin menyiram air setiap hari pada tray semai dan selalu menjaga kelembaban tanaman maka bibit akan tumbuh dengan baik.

Penanaman

Sebelum memindahkan bibit tomat, terlebih dahulu siapkan polybag yang sudah terisi oleh media tanam. Media tanam tersebut yakni campuran arang sekam dan kompos.

Pilih polybag yang berukuran 30-35 cm. Campuran media tanam yang dimasukkan ke dalam polybag kurang lebih sebanyak 1,5 kg atau hampir mengisi setengah bagian polybag. Satu polybag berisi 1 bibit tomat.

Setelah media tanam sudah disiapkan dan dimasukkan ke dalam polybag, kita siapkan juga larutan nutrisi hidroponik AB mix dengan mencampurnya ke dalam air bersih.

Berikut cara pemindahan bibit yang telah disemai,

  • Pisahkan rockwool yang sudah tumbuh daun satu persatu
  • Kemudian taruh rockwool ke dalam polybag yang sudah terisi media tanam
  • Timbun rockwool dengan media tanam sampai menutupi dan tertimbun sampai ke dalam
  • Setelah rockwool sudah masuk ke polybag, sirami tanaman dengan air yang sudah dicampur nutrisi AB mix. Pada saat menyirami tanaman, usahakan jangan sampai daun tanaman terkena cipratan air. Hanya media tanam saja yang disirami.

Perawatan

Merawat tomat hidroponik yakni dengan rutin menyiram air yang sudah dicampur dengan nutrisi AB mix setiap hari sebanyak 2 kali sehari.

Siram tanaman pada pagi hari sekitar jam 7 sampai jam 8, dan pada sore hari sekitar jam 4. Sirami media tanam dengan secukupnya jangan terlalu basah menghindari tanaman agar tidak busuk.

Selain itu, kita juga harus rutin mengecek tanaman seperti membuang daun-daun yang sudah tua agar tidak merusak dan menghambat pertumbuhan tanaman.

Kita juga bisa mengikat dengan tali dan sebilah kayu bila tanaman sudah tumbuh menjulang tinggi. Selalu beri jarak antar polybag satu dengan yang lainnya agar tanaman tidak saling menghalangi dan tumbuh dengan baik secara bersamaan.

Agar hasil yang maksimal, kita juga dapat membuat rumah kaca khusus untuk tanaman tomat hidroponik supaya tomat yang kita tanam terhindar dari serangan hama seperti ulat dan lalat.

Karena hama dapat merusak serta menghambat pertumbuhan tomat hidroponik. Hama juga merupakan penyebab utama tanaman busuk. Kita juga dapat memberikan cairan tambahan pada tanaman agar tomat hidroponik yang kita tanam terbebas dari hama seperti ulat yang suka memakan tomat.

Pegendalian Hama

Penyakit seperti bakteri dapat menyebabkan tomat menjadi busuk, sehingga dapat merusak tanaman tomat hidroponik. Dengan menyemprotkan antibiotik pada tanaman, dapat mencenggah bakteri menyerang tanaman tomat hidroponik

Panen

Umumnya proses pemanen tomat hidroponik berlangsung sekitar 3 bulan sejak masa tanam. Tomat yang berwarna hijau ke kuningan menandakan tomat sudah siap panen.

Bila tomat sudah berubah warna menjadi merah, tomat sudah dapat di petik. Namun jangan petik tomat semua nya, agar tomat hidroponik dapat tumbuh dengan kualitas yang baik.

Biasanya, tanaman tomat hidroponik dapat panen sebanyak 2 kali dengan masa rentang selama 10 bulan. Jika sudah melewati 10 bulan, alangkah baiknya bibit tanaman diganti yang baru supaya menghasilkan tomat yang berkualitas.

Jika tomat sudah matang dan sudah dipetik, alangkah baiknya membersihkan tomatnya tidak langsung di cuci, tetapi di lap saja dengan lap bersih. Karena langsung mencuci tomat dengan air, dapat menyebabkan tomat akan cepat busuk.

Berikut cara menanam tomat hidroponik. Tidak terlalu sulit untuk dilakukan dan ditekuni. Selain kegiatannya yang mengasyikan, menanam tomat hidroponik juga dapat menjadi peluang bisnis kedepan.

Selain itu, kita juga dapat memastikan sendiri kualitas tomat yang kita gunakan untuk memasak dirumah atau perawatan tubuh

Post Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *