Langkah Menanam Timun Hidroponik

  • 4 min read
  • Jan 13, 2021

Artikel berikut menjelaskan Tentang Langkah Cara Menanam Timun Hidroponik ✓Persiapan ✓ Penyemaian ✓Penanaman ✓ Perawatan ✓Panen ✓Hama penyakit dan cara mengatasinya

Siapa yang tidak tahu dengan timun? Timun sering kita jumpai di berbagai banyak tempat seperti, di rumah makan, di pasar, bahkan kita juga pernah menjumpai timun di salon.

Di Indonesia khususnya, timun sering sekali dijadikan sebagai makanan pendamping atau lalapan di berbagai restoran sunda. Selain itu, timun juga biasa disajikan di tempat makan pinggir laut, karena hampir semua makanan laut berbau amis, timun dapat dijadikan sebagai penyegar mulut.

Selain untuk makanan, timun juga dapat dijadikan sebagai alat kecantikan. Bahkan di salon kita pernah menjumpai timun sebagai pendamping masker wajah. Karena proses masker memakan waktu supaya kering dan tidak pecah, biasanya pegawai salon meminta customer nya untuk tidur dan menutup matanya dengan timun.

Cara Menanam Timun Hidroponik

Timun memiliki banyak kandungan yang sangat bermanfaat bagi tubuh. Timun memiliki kandungan vitamin C dan vitamin K. Selain itu, timun juga akan kaya kalium serta magnesium yang berfungsi untuk mencegah berbagai penyakit diantaranya, sakit usus, penyakit jantung, kanker serta mencegah diabetes.

Selain kita dapat memperoleh timun di pasar maupun super market, kita juga bisa menanam timun sendiri loh! Dengan cara hidroponik, kegiatan menanam kini dapat menjadi menyenangkan bahkan bisa dijadikan hobi baru bagi kaum rebahan.

Persiapan

Sebelum kita mulai proses penanaman, terlebih dahulu kita menyiapkan benih timun yang berkualitas. Benih yang berkualitas adalah cikal bawal keberhasilan tanaman akan tumbuh dengan bagus dan sempurna.

Ada beberapa macam bibit timun yang beredar diantaranya, benih timun Erina, timun Batara, timun Zatavy, timun Hercules Plus, timun Baby Baresta, timun Etha 87, timun Master As, timun Bandana, timun Ethana, timun Metavy, dan timun Harmoni Plus.

Setelah kita sudah mengetahui dan memilih benih timun mana yang akan digunakan, persiapan lainnya yakni kita harus memilik lokasi untuk tanaman timun hidroponik supaya tumbuh dengan baik. Pilih lokasi yang terkena cukup paparan sinar matahari.

Adapun alat – alat yang perlu dipersiapkan yakni,

  • Benih timun
  • Rockwool
  • Nutrisi AB Mix
  • Polybag
  • Arang sekam
  • Air
  • Ajir

Penyemaian

Sebelum proses penyemaian, kita terlebih dahulu menyiapkan tray semai bisa berupa nampan, wadah plastik, atau wadah lainnya untuk menaruh rockwool. Sebelum benih timun disemai, terlebih dahulu benih direndam ke dalam air hangat kurang lebih 30 menit.

Berikut proses penyemaian benih timun,

  • Bagi rockwool menjadi beberapa bagian pendek berupa kotak
  • Lubangi rockwool dengan kedalaman secukupnya dan jangan sampai bolong
  • Setelah itu, masukan benih timun ke dalam rockwool
  • Taruh rockwool

Setelah benih timun sudah dimasukkan ke dalam rockwool, kita dapat siram dengan air bersih. Siram dengan tidak terlalu banyak air supaya benih timun tumbuh dengan sempurna.

Setelah proses tersebut telah kita lewati, taruh tray semai yang sudah terisi rockwool beserta benih timun ke tempat yang lebih gelap, supaya tanaman timun hidroponik cepat tumbuh kecambah. Biasanya, kecambah akan mulai bermunculan sekitar 5 hari.

Bila kecambah sudah bermunculan, tray semai dapat dipindahkan ke ruangan yang terkena cukup banyak paparan sinar matahari.

Jika tanaman sudah memperlihatkan batang dan beberapa helai daun, tanaman timun sudah siap dipindahkan ke polybag. Biasanya, daun sudah mulai muncul setelah 3 hari dari proses munculnya kecambah.

Penanaman

Sebelum tanaman dilakukan proses penanaman, terlebih dahulu kita siapkan polybag yang sudah terisi oleh media tanam. Media tanam ini dapat berupa arang sekam.

Selain itu, kita juga harus melarutkan air yang sudah tercampur dengan nutrisi AB mix. Nantinya, air larutan nutrisi tersebut kita gunakan untuk menyirami media tanam supaya tanaman tumbuh dengan baik dan sempurna.

Berikut cara pemindahan tanaman timun hidroponik,

  • Gali polybag yang sudah terisi arang sekam sedalam 2cm
  • Pindahkan tanaman yang terdapat pada rockwool dengan hati – hati ke dalam polybag. Usahakan akarnya jangan sampai terputus. Kita juga dapat menyirami rockwool dengan air supaya rockwool menjadi lunak dan tanaman mudah dipindahkan
  • Tutupi tanaman tersebut dengan arang sekam hingga rockwool tertutup
  • Sirami media tanam dengan air yang sudah dilarutkan dengan nutrisi AB mix

Perlu diperhatikan, siram media tanam dengan cukup air dan usahakan jangan terkena daun tanaman timun yang baru tumbuh.

Perawatan

Untuk merawat dan memelihara tanaman timun hidroponik supaya dapat tumbuh dengan baik dan sempurna, kita harus rutin menyirami tanaman 2 kali sehari, yakni pagi dan sore. Sirami tanaman dengan menggunakan air yang sudah dilarutkan dengan nutrisi AB mix.

Selain kita rutin menyirami tanaman timun hidroponik pagi dan sore, kita juga perlu memperhatikan jika terdapat daun yang tua. Kita dapat langsung memangkasnya karena daun yang sudah tua dapat menghambat pertumbuhan tanaman timun hidroponik.

Bila tanaman sudah tumbuh cukup tinggi dan tumbuh daun lebat, kita mulai persiapkan untuk memasang ajir. Ajir ini dapat kita buat dengan menggunakan tiang kayu dan tali. Kita dapat mengikatkan batang tumbuhan timun hidroponik pada tiang kayu supaya tanaman timun hidroponik dapat tumbuh keatas dengan baik.

Setelah tumbuhan sudah mulai bermunculan bunga, kita perlu melakukan perhatian khusus. Karena biasanya, pada fase ini, akan banyak hama mengintai tanaman timun hidroponik kita.

Pengendalian Hama

Untuk mencegah hama mengintai tumbuhan yang kita tanam, dapat dilakukan penyemprotan cairan pestisida. Gunakan cairan pestisida yang bersifat organic agar tidak meracuni timun yang kita tanam. Selain itu, lakukan penyemprotan pestisida dengan alat penyemprot agar cairan tidak terlalu mengenai timun yang sudah tumbuh dengan baik.

Panen

Timun telah siap panen setelah 3 bulan setelah proses penanaman. Proses panen nya tersebut cukup dengan memetik timun dengan cara dipetik atau digunting. Lakukan pemetikan timun pada pagi hari disaat timun masih sangat segar.

Begitu lah cara dan tahapan – tahapan menanam timun hidroponik. Cara menanam hidroponik menjadi salah satu cara bertani modern masa kini. Karena bahan – bahan yang relatif mudah ditemui, serta caranya yang cukup mudah untuk dipraktekan.

Selain itu, dengan menanam tanaman khususnya, timun secara mandiri, kita dapat lebih menjaga kualitas tanaman timun tersebut.

Bercocok tanam secara hidroponik selain menghemat lahan juga dapat menghemat keuangan. Karena kita tidak perlu repot – repot untuk membeli timun ke pasar. Tinggal petik dan dibersihkan, timun siap digunakan.

Selain itu, bertanam dengan cara hidroponik juga dapat menjadi kegiatan baru dan dapat dijadikan lahan bisnis yang menjanjikan. Karena kita juga dapat menghasilkan pundi – pundi rupiah. Dengan menjual hasil tanaman timun hidroponik.

Jika kalian yang memiliki anak – anak, cara hidroponik ini juga dapat dijadikan alternatif sebagai media pembelajaran dalam berkebun dan bercocok tanam.

Post Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *