Langkah Menanam Strawberry Hidroponik

  • 4 min read
  • Jan 15, 2021

Artikel berikut menjelaskan Tentang Langkah Cara Menanam Strawberry Hidroponik ✓Persiapan ✓ Penyemaian ✓Penanaman ✓ Perawatan ✓Panen ✓Hama penyakit dan cara mengatasinya

Strawberry Hidroponik – Jika kita melakukan perjalanan tamasya ke Bandung, Puncak Bogor, atau dataran tinggi lainnya, pasti kita akan menjumpai banyak tukang Strawberry berkeliaran dimana – mana. Umumnya, tanaman Strawberry ini tumbuh di dataran tinggi.

Jika kita mengunjungi retoran atau cafe, sering kita jumpai Strawberry dihidangkan menjadi bermacam – macam minuman yang menyegarkan seperti jus, milkshake, smoothies, ataupun minuman jenis lain seperti mojito.

Strawberry Hidroponik

Selain dapat dijadikan bermacam – macam jenis minuman yang menyegarkan, Strawberry juga dapat dibuat menjadi cemilan yang cukup lezat dan dapat memanjakan lidah. Makanan yang sering kita jumpai berbahan dasar Strawberry diantaranya, cheese cake, pannacota, pudding Strawberry, dan masih banyak lagi.

Strawberry juga dapat dijadikan sebagai skincare loh! Beberapa diantaranya yakni Strawberry dapat dijadikan sebagai obat jerawat, obat anti ketombe dan rambut rontok, untuk mencerahkan wajah, serta melindungi kulit wajah.

Jika kita sering melakukan perawatan rambut di salon, pasti kita akan sering menjumpai harum Strawberry. Karena umumnya di setiap salon akan menyediakan masker rambut Strawberry. Masker rambut Strawberry ini sendiri berfungsi untuk mencegah timbulnya ketombe serta mencegah rambut dari kerontokan.

Strawberry juga sangat enak bila kita konsumsi langsung. Si kecil imut merah ini ternyata kaya akan nutrisi loh! Buah Strawberry mengandung akan serat, kalori, karbohidrat dan juga folat. Karena kaya akan nutrisi, jika kita suka mengkonsumsi Strawberry, kita dapat terhindar dari penyakit kanker, jantung, serta dapat meningkatkan kekebalan tubuh.

Cara Menanam Strawberry Hidroponik

Karena Strawberry sangat banyak manfaat nya, berikut artikel ini akan membahas langkah – langkah dalam menanam Strawberry hidroponik.

Persiapan

Sebelum kita menanam Strawberry hidroponik langkah awal kita harus melakukan persiapan seperti alat – alat beserta biji Strawberry yang berkualitas, karena memilih biji Strawberry yang berkualitas akan menghasilkan buah yang tumbuh dengan baik.

  • Benih Strawberry
  • Polybag
  • Pot
  • Kain Flannel
  • Cocopeat
  • Toples
  • Nutrisi AB Mix
  • Air
  • Wadah semai

Setelah kita sudah menyiapkan seluruh peralatan yang telah dibutuhkan, kita dapat langsung ke tahap penyemaian benih Strawberry. Namun, sebelum kita melakukan penyemaian benih, kita harus melubangi tutup toples terlebih dahulu, karenan nantinya toples akan diberi air yang sudah diberi nutrisi tanaman.

Setelah itu, kita juga lubangi bagian bawah pot supaya dapat dimasukkan kain flannel. Karena kegunaan kain flannel ini sendiri yakni supaya kain flannel dapat menyerap air dan nutrisi ke akar tanaman Strawberry hidroponik supaya tanaman dapat cepat berbuah dan terjaga kualitas nya.

Untuk pemilihan pot, kita juga dapat memilih pot yang sudah dilubangi bagian bawahnya. Di toko tanaman, banyak tersedia pot yang sudah berlubang bagian bawahnya. Kita memilih pot yang ukuran kecil.

Penyemaian

Sebelum kita melakukan tahap penyemaian, pertama kita siapkan wadah seperti wadah palstik, baki, atau wadah lainnya untuk media tanam.

  • Taruh media tanam seperti cocopeat di baki
  • Setelah itu, basahi cocopeat dengan air selama 1 jam
  • Taburi benih Strawberry hidroponik di baki yang terisi cocopeat. Beri jarak sekitar 2-3 cm diantara benih
  • Taruh baki tersebut di tempat gelap

Jika tanaman Strawberry sudah mulai bermunculan kecambah, kita dapat meletakan baki ditempat yang cukup terkena sinar matahari. Biasanya kecambah stroberi akan mulai bermunculan selama 30 hari atau kurang lebih sebulan. Dengan catatetan, kita rutin menyemprot benih Strawberry dengan rutin setiap pagi dan sore.

Strawberry dapat dipindahkan ke tray semai atau wadah lain seperti polybag yang berukuran kecil jika Strawberry sudah memunculkan kecambahnya. Kecambah Strawberry dapat kita pindahkan dengan menggunakan pingset.

Sebelum memindahkan kecambah Strawberry, terlebih dahulu isi tray semai dengan media tanam cocopeat. Jangan lupa untuk tetap menyirami dengan semprotan, tanaman Strawberry setiap pagi dan sore, supaya Strawberry cepat tumbuh.

Setelah tahap ini sudah dilalui, kita dapat menunggu tanaman Strawberry hingga mulai tumbuh dedaunan. Proses ini dapat memakan waktu kurang lebih sekitar 3 bulan. Bahkan, untuk menunggu tanaman Strawberry hidroponik tumbuh daun dan batang sejati, memakan waktu sekitar 1 tahun lamanya.

Jika kita ingin memperoleh Strawberry hidroponik tumbuh dalam waktu singkat, kita dapat langsung membeli sulur tanaman Strawberry hidroponik di toko tanaman. Pilihlah sulur Strawberry yang sudah berusia 2 tahun serta yang memiliki kualitas tanaman yang bagus.

Penanaman

Setelah kita sudah melewati masa penyemaian, stroberi sudah siap ditanam secara hidroponik. Stroberi yang sudah siap tanam ditandai dengan terdapatnya akar dari benih stroberi.

Setelah akar mulai bermunculan, kita dapat memindahkan tanaman stroberi ke wadah yang sudah terisi oleh media tanam, disini kita masih menggunakan media tanam cocopeat.

Hal pertama dalam menanam stroberi hidroponik yaitu,

  • Pasang sumbu kain flannel ke dalam pot yang telah di lubangi
  • Isi pot dengan menggunakan media tanam hingga penuh
  • Buat lubang sekitar 1,5 cm pada pot untuk menaruh tanaman stroberi yang sudah memiliki akar
  • Tutupi tanaman stroberi dengan media tanam, hingga akar tertimbun
  • Kemudian, larutkan air dengan nutrisi tanaman AB mix di botol atau wadah lain
  • Setelah air sudah dilarutkan, tuangkan air tersebut ke dalam toples yang tutupnya sudah dilubangi
  • Taruh pot yang terisi tanaman stroberi di atas toples

Pastikan kain flannel meyentuh permukaan air nutrisi yang berada di dalam toples. Hal ini, dapat mempercepat pertumbuhan tanaman stroberi hidroponik.

Perlu diperhatikan juga, pada saat pemindahan tanaman stroberi ke media tanam hidroponik, usahakan supaya akar tanaman stroberi hidroponik tidak ada yang terputus.

Perawatan

Dalam merawat stroberi hidroponik pada umumnya hampir sama dengan merawat tanaman lain yakni, memangkas dedaunan yang rusak atau kuning, supaya tidak menghambat pertumbuhan stroberi. Selain itu, cabut batang yang tua atau batang – batang lain disekitarnya yang menjalar.

Selain itu, siram tanaman stroberi hidroponik dengan air 2 kali sehari pagi dan sore setiap harinya dengan semprotan supaya tanaman tumbuh dengan subur dan cepat berbuah.

Pengendalian Hama

Jika kita melihat adanya penyakit seperti munculnya jamur pada daun Strawberry, kita cukup menyemprotkan pestisida di sekitar daerah tanaman. Semprotkanlah secukupnya dan jangan terlalu banyak, supaya buah stroberi tetap aman saat dikonsumsi.

Panen

Jika kita sudah melihat terdapat buah stroberi yang merah segar, berarti menandakan bahwa stroberi sudah siap dipetik. Umumnya, stroberi akan panen kurang lebih selama 2 tahun dari masa penyemaian benih Strawberry.

Karena menanam Strawberry membutuhkan waktu yang cukup lama, maka dibutuhkan kesabaran ekstra dalam menanam Strawberry hidroponik.

Menanam stroberi secara hidroponik dapat menjadi alternatif kita bila ingin memperoleh stroberi dengan kualitas yang baik. Terlebih, cara hidroponik menjadi cara yang ampuh dalam menanam Strawberry di dataran rendah.

Post Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *