Cara Menanam Sawi Hidroponik

  • 4 min read
  • Jan 20, 2021

Sawi Hidroponik – Jika kita suka mengkonsumsi mie instan, tak lengkap rasanya jika tidak ada campuran sawi di dalam mie instan tersebut. Karena sawi berfungsi sebagai sayuran bagi mie instan tersebut. Selain sebagai bahan campuran makanan pada mie instan, sawi juga sangat cocok sebagai bahan campuran makanan pada bakso maupun bakmie.

sawi hidroponik

Selain menjadi bahan campuran makanan siap saji, sawi juga dapat dijadikan sebagai olahan sayuran lainnya. Seperti olahan tumisan, dan sawi juga dapat dijadikan sop.

Sawi memiliki bermacam – macam jenisnya yakni, ada sawi hijau, sawi putih, dan sawi huma. Di Indonesia yang sering kita jumpai dipasaran adalah sawi hijau dan sawi putih.

Sedangkan sawi yang digunakan pada jajanan yang sering kita jumpai merupakan sawi hijau. Karena sawi putih lebih enak dan nikmat bila dijadikan olahan tumisan.

Sawi hijau yang memiliki nama latin Brassica Juncea L memiliki rasa yang renyah, terutama di bagian batang nya. Maka dari itu, karena kerenyahan nya tersebut sawi jenis ini sangat cocok untuk makanan seperti bakso, mie instan, maupun bakmie.

Sawi memiliki banyak kandungan nutrisi yang terkandung didalamnya. Diantaranya, sawi memiliki kandungan vitamin A, C, dan vitamin K. Selain itu sawi juga memiliki zat besi, kalsium, folat, protein, sehingga dapat memberikan energi pada tubuh kita.

Karena banyaknya kandungan yang terdapat pada sawi, maka sayuran ini wajib ada pada isi dapur kita. Selain kita dapat menemui sawi hijau di pasar maupun supermarket, kita juga bisa loh! Mendapatkan sawi hijau dengan mudah dan cepat di halaman rumah kita sendiri.

Tahapan Menanam Sawi Hijau Hidroponik

Dengan menanam sawi hidroponik, kita dapat memastikan sendiri kualitas sawi hijau yang kita tanam. Selain itu, dengan menanam sawi hijau sendiri dengan cara hidroponik, kita juga bisa memastikan sendiri setiap bahan serta peralatan yang kita gunakan untuk menanam sawi hijau sehingga sayuran aman untuk kita konsumsi bagi tubuh.

Persiapan

Sebelum kita mulai menanam sawi hijau di halaman rumah kita, terlebih dahulu kita mempersiapkan segala perlengkapan dan peralatan yang kita gunakan untuk menanam sawi hijau hidroponik.

Benih merupakan langkah awal pada setiap tanaman. Semua tanaman dapat berhasil tumbuh bila kita dapat memastikan benih yang kita gunakan memiliki kualitas yang bagus sehingga tanaman dapat tumbuh dengan subur.

Selanjutnya, perlengkapan lainnya yang perlu kita siapkan untuk menanam sawi hijau hidroponik antara lain,

  • Benih
  • Botol bekas ukuran 2 liter
  • Nutrisi AB Mix
  • Cocopeat
  • Kain flanel
  • Rockwool
  • Air bersih
  • Gunting

Setelah kita sudah menemukan benih sawi hijau yang berkualitas tinggi, kita harus mempersiapkan wadah untuk media tanam. Disini kita menggunakan botol bekas sebagai wadah atau pengganti pot.

Berikut cara membuat wadah media tanam dengan menggunakan botol bekas,

  • Belah botol bekas yang berukuran 2 liter menjadi 2 bagian dengan menggunakan gunting. Pastikan pada saat membelah botol tersebut sama rata.
  • Setelah botol sudah terbagi menjadi 2 bagian, berilah rongga dengan cara melubangi di setiap kanan kiri botol. Tidak usah melubangi terlalu banyak, cukup 2 atau 3 lubang saja.
  • Untuk bagian botol bagian atas, tepatnya di bagian yang terdapat tempat tutup botol, buatlah celah untuk menaruh kain flanel. Cukup lubangi celah secukupnya jangan terlalu lebar, agar supaya kain flanel bisa masuk ke dalam botol. Buatlah 2 celah di bagian kanan dan kiri botol bagian atas yang terdapat tutup botolnya.
  • Kemudian, taruh kain flanel di bagian dalam botol.

Setelah kita sudah mempersiapkan peralatan yang diperukan, kita dapat lanjut ke tahap penyemaian.

Penyemaian

Adapun langkah – langkah dalam penyemaian benih sawi hijau sebagai berikut,

  • Siapkan tray semai seperti wadah plastik, nampan, maupun wadah lainnya untuk menaruh rockwool
  • Potong rockwool menjadi bagian kecil kotak
  • Lubangi rockwool untuk menaruh benih sawi hijau. Lubangi jangan sampai bolong
  • Taruh benih sawi hijau ke dalam rockwool yang sudah dilubangi
  • Siram rockwool dengan air menggunakan semprotan secukupnya. Jangan sampai rockwool tergenang air. Cukup supaya lembab saja

Setelah tahapan ini sudah terlewati, kita dapat menaruh tray semai yang berisikan rockwool pada ruangan gelap. Tray semai dapat dipindahkan ke ruangan terbuka yang terdapat paparan sinar matahari jika sudah mengeluarkan kecambahnya. Kecambah mulai tumbuh kurang lebih 2 hari.

Dalam proses penyemaian, pastikan kita rutin menyemprotkan air bersih ke benih sawi hijau yang kita tanam sebanyak 2 kali sehari pada saat pagi dan sore. Untuk penyemprotannya jangan terlalu basah supaya tanaman tidak tergenang. Karena, bila tanaman tergenang, dapat mengakibatkan kebusukan pada tanaman.

Penanaman

Tanaman sawi hijau siap tanam dan dapat dipindahkan ke wadah botol plastik bila kecambah sudah memunculkan daun sekitar 5 helai.

Bila daun sudah bermunculan, langkah selanjutnya untuk menanam sawi hijau hidroponik sebagai berikut,

  • Larutkan nutrisi AB mix dengan air bersih. Lalu campur secara rata
  • Setelah nutrisi AB mix sudah tercampur rata, taruh air nutrisi tersebut ke dalam botol bagian bawah yang sudah kita bagi 2
  • Setelah itu, letakan secara terbalik botol bagian satunya yakni, bagian atas yang terdapat bagian tutup botol yang sudah terpasang kain flanel, letakan bagian botol tersebut di atas bagian botol bawah yang sudah terisi oleh air nutrisi
  • Letakan dan susun dengan rata cocopeat di botol bagian atas yang sudah terpasang kain flanel
  • Taruh dan pindahkan secara hati – hati rockwool yang sudah tumbuh daun tersebut ke dalam cocopeat. Tutup dengan rata rockwool dengan cocopeat
  • Setelah rockwool sudah berhasil dipindahkan ke botol, semprotkan tanaman dengan air bersih

Perawatan

Dalam merawat tanaman sawi hijau hidroponik sangat mudah yakni, dengan kita menyemprotkan air bersih ke tanaman secara rutin 2 kali sehari pagi dan sore.

Selain itu, kita juga perlu perhatikan air nutrisi yang terdapat pada botol bagian bawah, apabila air nutrisinya sudah sedikit, kita bisa tambahkan lagi air secukupnya.

Pengendalian Hama

Untuk mencegah hama menyerang tanaman sawi hijau yang sudah kita tanam secara hidroponik, cukup semprotkan cairan pestisida secukupnya supaya sawi hijau yang kita tanam aman untuk dikonsumsi.

Panen

Tanaman sayur hijau hidroponik akan panen dalam waktu 3 bulan setelah proses penanaman atau pemindah tanaman.

Untuk memanen sawi hijau hidroponik cukup mudah, dengan mencabut tanaman sawi hijau yang sudah memiliki daun yang besar secara hati – hati dan perlahan.

Cukup mudah untuk dipraktekkan bukan, cara menanam sawi hijau secara hidroponik. Karena jenis sawi hijau yang dapat tumbuh di berbagai daerah, maka dari itu, akan mudah menanam serta merawat tanaman tersebut.

Post Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *