Cara Menanam Kangkung Hidroponik

  • 4 min read
  • Jan 18, 2021

Pada Arikel ini kita akan membahas Langkah Cara Menanam Kangkung Hidroponik ✓Persiapan ✓ Penyemaian ✓Penanaman ✓ Perawatan ✓Panen ✓Hama penyakit dan cara mengatasinya

Bila kalian penikmat seafood tenda rasa maupun masakan sunda, pasti tak sedap rasanya bila tak ada tumis kangkung di setiap masakan.

Kangkung hidroponik

Bahkan, di berbagai restoran dari mulai restoran yang menyajikan makanan bintang lima sampai tempat makan seperti warung tegal (warteg), ada kangkung di setiap menu masakannya.

Makanan yang murah meriah dan digemari di semua kalangan ini sangat mudah di olah dan dicari di berbagai wilayah, mulai dari pasar sampai dengan supermarket.

Karena pertumbuhan kangkung yang sangat cepat, maka dari itu tidak sulit menemukan sayuran hijau ini.

Kangkung sendiri dapat hidup dan tumbuh di air dan di darat. Kangkung air biasanya dapat dengan bebas tumbuh subur di rawa – rawa, dan di sawah. Sedangkan kangkung darat kita tanam dengan media tanam dan salah satunya dengan cara hidroponik.

Perbedaan kangkung air dan kangkung darat juga terletak pada tangkainya. Pada kangkung air biasanya tangkai nya lebih panjang dan memiliki daun yang lebar. Sedangkan pada kangkung darat daunnya tidak selebar kangkung air dan memiliki tangkai yang tipis.

Namun, kangkung air maupun kangkung darat tidak mengurangi kandungan yang terdapat pada sayuran hijau tersebut. Kangkung memiliki kandungan vitamin diantaranya vitamin A, B1, dan vitamin C. selain itu kangkung kaya akan mineral dan zat besi. Kangkung juga memiliki kandungan protein yang tinggi.

Karena banyaknya kandungan nutrisi di dalamnya, kangkung dapat mencegah dari berbagai penyakit. Diantaranya, kangkung dapat mencegah kanker, kangkung juga dapat mencegah penyakit katarak. Kangkung dapat meningkatkan energy dalam tubuh, supaya kita tidak mudah lemas.

Tahapan Menanam Kangkung Hidroponik

Untuk mendapatkan kangkung dengan kualitas yang baik, kita juga dapat menanam sayuran favorit orang Indonesia ini dengan cara hidroponik loh! Selain cepat pertumbuhannya, kita juga dapat menjamin kualitas sayurannya itu sendiri.

Selain itu, kita juga mudah untuk mendapatkan kangkung untuk dijadikan bahan masakan. Tinggal petik sendiri, langsung kita jadikan tumis kangkung yang lezat.

Persiapan

Alat – alat untuk menanam kangkung hidroponik sangat mudah di dapat dan kita juga bisa pergunakan alat – alat yang berada di dapur rumah kita. Tidak perlu mengeluarkan banyak biaya, kita dapat jadikan bercocok tanam dengan hidroponik menjadi hobi baru.

  • Benih kangkung
  • Besek atau bakul nasi bekas
  • Kain flanel
  • Nutrisi AB Mix
  • Ember

Pastikan ember dan besek atau bakul nasi bekas memiliki lingkar diameter yang sesuai. Supaya besek atau bakul nasi bekas ini tidak mengapung maupun tenggelam di dalam ember.

Pada saat pemilihan benih kangkung, pilihlah benih yang memiliki kualitas bibit unggul. Karena, benih yang memiliki kualitas bibit unggul yang baik sangat berpengaruh pada proses panen. Daun dapat lebih cepat tumbuh, selain itu, tanaman kangkung juga tidak mudah berbunga.  

Penyemaian

 Sebelum tahap penyemaian benih kangkung, rendam terlebih dahulu benih kangkung ke dalam air hangat kurang lebih seharian penuh. Hal ini diperlukan supaya kita dapat mengetahui kualitas benih kangkung yang bagus. Pilihlah benih yang terendam dan buanglah benih yang mengapung.

Berikut cara menyemai benih kangkung,

  • Lubangi terlebih dahulu bagian bawah besek atau bakul nasi bekas menjadi  4 bagian
  • Setelah itu, masukkan kain flanel di sela – sela lubang besek atau bakul nasi bekas
  • Isi air bersih ke dalam ember
  • Taruh tisu di besek atau bakul nasi bekas
  • Setelah itu, taburkan benih kangkung tersebut di besek atau bakul nasi bekas yang sudah teralasi oleh tisu
  • Taruh besek atau bakul nasi bekas yang sudah terisi oleh benih kangkung di atas ember yang sudah terisi air

Perlu diperhatikan, supaya air tidak merendam besek atau bakul nasi bekas. Cukup isi air sampai air terkena ke dasar besek atau bakul nasi bekas.

Taruh besek atau bakul nasi bekas berserta ember di tempat gelap. Bila benih sudah memunculkan kecambahnya, baru kita bisa pindahkan tanaman tersebut ke tempat yang cukup terkena paparan sinar matahari. Biasanya kecambah akan tumbuh sekitar 4 hari.

Dalam proses penyemaian, kita harus rajin menyemprot benih dengan semprotan setiap hari. Cukup semportkan sehari 2 kali yakni, pagi dan sore. Semprot benih secukupnya saja, supaya benih menjadi lembab, jangan sampai membuat genangan air pada benih karena benih dapat menjadi rusak.

Penanaman

Penanaman tanaman sayur kangkung ini termasuk cukup mudah. Bila kita sudah melihat tanaman memunculkan daunnya sekitar 4 sampai 5 helai, barulah tanaman kangkung hidroponik ini siap untuk proses penanaman.

Penanamannya sendiri hanya mengganti isi air yang terdapat pada ember. Sebelum mengganti airnya, kita terlebih dahulu mencampurkan nutrisi AB mix sebanyak 1 botol ke dalam ember yang berisi air bersih. Kemudian, aduk hingga tercampur rata. Setelah itu, letakkan kembali besek atau bakul nasi bekas di atas ember.

Perlu diperhatikan, cukup mengisi air sampai mengenai dasar besek atau bakul nasi bekas saja. Karena, bila tanaman terendam, dapat mengakibatkan kebusukan sehingga tanaman sayur kangkung akan menjadi gagal tumbuh.

Perawatan

Dalam merawat tanaman kangkung hidroponik sangatlah mudah. Kita cukup menyemprotkan air bersih setiap hari nya ke daun – daun sayuran kangkung. Semprotkan tanaman pagi dan sore supaya tanaman kangkung menjadi lembab.

Jika kita menemukan adanya daun yang kuning, segera pangkas daun tersebut karena dapat merusak tanaman lain sehingga menghambat tanaman kangkung tumbuh dengan baik.

Tambahkan nutrisi AB mix 1 botol lagi ke dalam ember jika tanaman kangkung sudah memasuki usia 2 minggu dari masa penanaman.

Pengendalian Hama

Biasanya, tanaman kangkung rentan terhadap hama ulat. Ulat suka mengerogoti daun kangkung. Maka dari itu, perlu nya kita menyemprotkan cairan pestisida 1 hari sekali ke tanaman sayuran kangkung, supaya tanaman tidak terserang hama.

Pilihlah cairan pestisida yang organik supaya tanaman kangkung kita aman untuk dikonsumsi. Selain itu, cukup semprotkan secukupnya saja, tidak perlu berlebih. Asal tanaman kangkung sudah terkena cairan pestisida saja.

Panen

Bila tanaman sayuran kangkung sudah tumbuh lebat, segera kita panen. karena umumnya, tanaman kangkung sudah dapat panen dalam waktu kurang lebih 1 bulan.

Karena, jika kita tidak segera panen, nantinya kangkung akan menjadi pahit. Cara memanennya cukup mudah yakni, pangkas batang bagian atas.

Cukup mudah bukan? Berikut cara dan tahapan – tahapan dalam menanam sayuran kangkung hidroponik. Kangkung yang sangat enak bila dijadikan tumis kangkung, rujak, maupun plecing ini, akan sangat mudah kita dapatkan sendiri, bila kita menanam kangkung di lahan perumahan kita dengan cara hidroponik.

Selain cara hidroponik ini cukup mudah untuk dipraktekan, untuk mendapatkan alat – alatnya juga tidak lah sulit dan dapat menggunakan perkakas dapur yang ada di rumah.

Post Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *